Melodi PGSD 2026 Meriah, Mahasiswa PGSD FKIP Umuslim Tampilkan Kreasi Seni Musik Tradisional dan Modern

Bireuen – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim sukses menggelar Festival Seni Musik bertajuk “Melodi PGSD: Menjemput Ceria, Mencerdaskan Anak Bangsa” pada Minggu, 7 Juni 2026, di Aula Creative Center MA Jangka.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa PGSD untuk menampilkan kreativitas dan kemampuan seni musik yang telah dipelajari selama satu semester melalui mata kuliah Pendidikan Seni Musik. Ratusan mahasiswa PGSD turut ambil bagian dalam kegiatan ini, khususnya mahasiswa semester IV yang menjadi peserta utama sekaligus penampil dalam festival tersebut.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP Universitas Almuslim, Dr. Sari Rizki, M.Psi, bersama Rektor Universitas Almuslim, Irni Aryani, S.KM., M.Ling.. Turut hadir mendampingi Ketua Program Studi PGSD, sekretaris program studi, Ketua Minat Bakat FKIP, para dosen, dewan juri, serta civitas akademika FKIP Universitas Almuslim.

Prosesi pembukaan berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya Aceh. Pembukaan secara resmi ditandai dengan pemukulan rapai secara bersama-sama oleh dekan, ibu rektor, dan para pendamping sebagai simbol dimulainya festival seni musik yang menjadi salah satu agenda akademik dan kreativitas mahasiswa PGSD.

Dalam sambutannya, Dekan FKIP Universitas Almuslim menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, festival seni musik tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga merupakan media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa calon guru sekolah dasar.

“FKIP Universitas Almuslim sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang mampu mengembangkan potensi dan minat bakat mahasiswa. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menunjukkan kreativitas, kerja sama tim, dan kemampuan tampil di depan publik. Ini juga dapat menjadi ajang penjaringan bakat mahasiswa yang nantinya dapat dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kompetisi seni, termasuk PEKSIMIDA,” ujar Dekan FKIP.

Sementara itu, Ketua Program Studi PGSD FKIP Universitas Almuslim, Fatma Zuhra, M.Pd, menjelaskan bahwa festival tersebut merupakan bentuk implementasi dan luaran pembelajaran dari mata kuliah Pendidikan Seni Musik yang diampu oleh dua dosen PGSD, yaitu Novysa Basri, M.Pd dan Zunuanis Coco.

Ia mengapresiasi dedikasi kedua dosen tersebut dalam membimbing mahasiswa selama proses perkuliahan sehingga mampu menghasilkan berbagai penampilan musik yang kreatif, inovatif, dan berkualitas.

“Kegiatan ini merupakan output dari mata kuliah Pendidikan Seni Musik. Kami sangat mengapresiasi kerja keras para dosen pembina yang telah membimbing mahasiswa dengan baik. Hasilnya dapat kita lihat hari ini, mahasiswa mampu menampilkan berbagai pertunjukan musik tradisional maupun modern dengan sangat menarik,” ungkap Fatma Zuhra.

Festival ini diikuti oleh mahasiswa semester IV yang terbagi dalam empat kelompok besar, yaitu Unit A, Unit B, Unit C, dan Unit D. Setiap unit menampilkan pertunjukan musik dengan konsep yang berbeda-beda, mulai dari musik tradisional, musik kreatif, hingga penampilan band modern.

Berbagai alat musik digunakan dalam pertunjukan tersebut. Menariknya, mahasiswa mampu memanfaatkan barang-barang sederhana sebagai media musikal yang kreatif. Salah satunya adalah penggunaan drum dari bekas wadah cat tembok yang dimainkan menggunakan stik sehingga menghasilkan irama yang unik dan energik. Selain itu, mahasiswa juga memainkan rapai, pianika, keyboard, drum set, gitar, dan berbagai instrumen musik modern lainnya.

Kreativitas mahasiswa tidak hanya terlihat dari aransemen musik yang ditampilkan, tetapi juga dari konsep pertunjukan dan kostum yang digunakan. Beberapa kelompok tampil mengenakan pakaian adat Aceh yang mencerminkan kekayaan budaya daerah, sementara kelompok lainnya mengusung konsep modern dengan penampilan ala grup band profesional. Perpaduan unsur tradisional dan modern tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang membuat festival berlangsung semarak dan menghibur.

Untuk menambah semangat dan motivasi peserta, panitia juga mengemas kegiatan dalam bentuk kompetisi. Setiap kelompok dinilai berdasarkan berbagai aspek, seperti kreativitas, kekompakan, penguasaan alat musik, aransemen, penampilan panggung, serta keseluruhan kualitas pertunjukan.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang kompeten di bidang seni dan pendidikan. Hadir sebagai juri utama Ketua Jurusan Seni Pertunjukan ISBI Aceh, Dr. Angga Eka Karina, S.Pd., M.Sn.. Selain itu, turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Minat dan Bakat FKIP Universitas Almuslim, Rudy Juli Saputra, M.Pd. Sejumlah ketua program studi di lingkungan FKIP Universitas Almuslim juga hadir menyaksikan sekaligus memberikan dukungan kepada para peserta.

Sepanjang kegiatan, suasana aula dipenuhi antusiasme mahasiswa dan para tamu undangan. Setiap penampilan mendapatkan sambutan hangat dari penonton yang memberikan apresiasi melalui tepuk tangan meriah. Semangat kolaborasi, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni tampak menjadi warna utama dalam festival tersebut.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman tampil di atas panggung, tetapi juga belajar membangun kerja sama, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan kemampuan berkesenian yang nantinya dapat diterapkan dalam dunia pendidikan, khususnya ketika menjadi guru sekolah dasar.

Festival Seni Musik “Melodi PGSD: Menjemput Ceria, Mencerdaskan Anak Bangsa” akhirnya ditutup dengan pengumuman para pemenang serta penyerahan piala dan sertifikat penghargaan kepada para juara. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta, dosen, dewan juri, dan pimpinan fakultas sebagai bentuk dokumentasi sekaligus kenang-kenangan atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Program Studi PGSD FKIP Universitas Almuslim dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, seni, dan karakter mahasiswa sebagai calon pendidik masa depan yang inovatif dan berdaya saing.