Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Almuslim Raih Juara III Lomba Lukis pada PEKSIMIDA Aceh XVII

Bireuen – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fikra Adila, berhasil meraih Juara III Tangkai Lomba Lukis pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Aceh XVII yang berlangsung pada 26–29 Juli 2026 di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Keberhasilan tersebut dilaporkan oleh Ketua Program Studi PGSD FKIP Universitas Almuslim, Fatma Zuhra, M.Pd, pada Rabu (29/7/2026). Menurutnya, prestasi yang diraih Fikra menjadi kebanggaan bagi Program Studi PGSD sekaligus menambah daftar capaian mahasiswa Universitas Almuslim di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih Fikra Adila. Ini merupakan hasil dari kerja keras, kreativitas, dan dedikasi yang selama ini terus diasah. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi sesuai bidang yang diminati,” ujar Fatma Zuhra.

Pada kompetisi tersebut, Fikra Adila menampilkan sebuah karya lukis yang sarat makna. Lukisan tersebut menggambarkan sebilah rencong senjata tradisional khas Aceh yang menjadi saluran aliran air dari sebuah pipa di bagian atas. Air yang mengalir kemudian memenuhi susunan batu menyerupai kolam kecil sebelum mengalir ke tanah yang tampak retak dan kering.

Di balik objek utama tersebut, tampak motif-motif khas Aceh dengan dominasi warna biru, merah muda, dan kuning yang membentuk pola menyerupai ornamen tradisional. Perpaduan unsur budaya, air, serta rencong menghadirkan komposisi visual yang kuat sekaligus menyampaikan pesan tentang kehidupan, harapan, dan pentingnya menjaga identitas budaya Aceh di tengah tantangan zaman.

Pemilihan warna-warna cerah pada bagian latar berpadu dengan gradasi biru pada aliran air menciptakan kontras yang menarik dengan kondisi tanah yang gersang di bagian bawah. Unsur tersebut memberi kesan bahwa air bukan hanya menjadi sumber kehidupan, tetapi juga simbol kesejahteraan, ketahanan, dan keberlanjutan yang menghidupkan kembali lingkungan.

Atas karya tersebut, Fikra Adila berhasil meraih Juara III Tangkai Lomba Lukis dan menerima Piagam Penghargaan pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Aceh XVII yang diselenggarakan di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Prestasi di ajang PEKSIMIDA tersebut bukanlah pencapaian pertama bagi Fikra Adila. Sebelumnya, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Almuslim itu juga berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bireuen dan Universitas Almuslim dengan meraih Juara I Khattil Qur’an Golongan Naskah Putri pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025 yang berlangsung di Kabupaten Pidie Jaya. Pengumuman kemenangan tersebut disampaikan pada malam penutupan MTQ, Jumat (7/11/2025).

Fikra Adila merupakan mahasiswi kelahiran Samuti Krueng, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, 24 Oktober 2004. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia telah menekuni seni kaligrafi Al-Qur’an dan terus mengembangkan kemampuannya hingga menempuh pendidikan di Universitas Almuslim. Ketekunan dalam bidang seni tersebut menjadi bekal penting yang membentuk kreativitasnya, sehingga mampu berprestasi tidak hanya dalam seni kaligrafi, tetapi juga pada cabang seni lukis di tingkat provinsi.

Fatma Zuhra menambahkan bahwa Program Studi PGSD FKIP Universitas Almuslim terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan potensi, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga pada bidang seni, budaya, olahraga, dan kegiatan kemahasiswaan lainnya. Menurutnya, keterlibatan dalam kompetisi seperti PEKSIMIDA menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperluas pengalaman di tingkat regional.

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa PGSD memiliki potensi yang sangat baik di berbagai bidang. Kami berharap Fikra terus berkarya dan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi pada kesempatan berikutnya, sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya,” tutupnya.

PEKSIMIDA Aceh XVII merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh untuk berkompetisi dalam berbagai cabang seni. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, apresiasi seni, serta pembinaan talenta mahasiswa yang nantinya dipersiapkan untuk bersaing pada tingkat nasional.

Prestasi yang diraih Fikra Adila diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Universitas Almuslim untuk terus berkarya, berinovasi, dan berprestasi sesuai dengan bidang yang diminati. Keberhasilan tersebut sekaligus menambah deretan capaian membanggakan yang telah diraih mahasiswa Universitas Almuslim dalam berbagai ajang kompetisi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.