Aceh Utara – Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim, Dr. Silvi Listia Dewi, M.Pd., CPS., CPPS., menjadi pemateri dalam kegiatan Pendidikan Rakyat yang mengusung tema “Speak Up, Stand Out: Menjadi Gen Z yang Berani Bicara, Berpengaruh, dan Menginspirasi” pada Selasa, 30 Juni 2026, di Desa Meunasah Hagu, Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Silvi yang juga merupakan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Almuslim memberikan materi khusus tentang public speaking kepada para peserta dari kalangan generasi muda. Kegiatan ini mengangkat slogan inspiratif, “Speak Up, Change The World” dengan pesan utama “Your Voice is Your Power” sebagai dorongan agar generasi muda berani menyampaikan gagasan dan memberikan pengaruh positif di tengah masyarakat.
Dalam rangka meningkatkan kapasitas generasi muda yang tergabung dalam kelompok PendGenZ di Baktiya Barat serta mendorong mereka agar berani menyampaikan gagasan dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, Jari Aceh bekerja sama dengan sejumlah organisasi menggelar pelatihan bertajuk “Speak Up, Stand Out: Menjadi Gen Z yang Berani Bicara, Berpengaruh, dan Menginspirasi” di Desa Meunasah Hagu, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (30/6/2026).
Pada kegiatan tersebut, Dr. Silvi Listia Dewi, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim, diundang sebagai pemateri untuk memberikan pelatihan khusus mengenai public speaking. Dalam sesinya, ia membagikan materi tentang keterampilan berbicara di depan umum, teknik membangun kepercayaan diri, serta strategi berkomunikasi secara efektif agar generasi muda mampu menyampaikan ide, aspirasi, dan gagasan secara santun, kritis, serta inspiratif.
Menurut Dr. Silvi, kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda di era modern. Dengan keterampilan komunikasi yang baik, mereka tidak hanya mampu menyampaikan pendapat secara efektif, tetapi juga dapat menjadi pribadi yang berpengaruh dan membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.
Pada kesempatan itu, Dr. Silvi menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya sekadar keterampilan akademik, melainkan juga menjadi modal penting bagi generasi muda dalam membangun kepercayaan diri, kepemimpinan, dan daya saing di era global.
“Setiap orang memiliki suara dan potensi yang luar biasa. Ketika seseorang berani berbicara dengan percaya diri, menyampaikan ide dengan baik, dan menginspirasi orang lain, maka ia telah memiliki kekuatan untuk membawa perubahan. Karena itu, your voice is your power,” ungkapnya di hadapan peserta.
Menurutnya, Generasi Z merupakan kelompok yang hidup di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Oleh sebab itu, mereka dituntut untuk tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi komunikator yang baik, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.
Ia menjelaskan bahwa kemampuan public speaking tidak lahir secara instan, melainkan perlu dilatih secara konsisten melalui keberanian untuk tampil, berdiskusi, serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial maupun organisasi.
“Jangan takut untuk menyampaikan pendapat. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Yang terpenting adalah terus berlatih, membangun kepercayaan diri, dan menjadikan kemampuan berbicara sebagai sarana untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Materi yang disampaikan meliputi teknik dasar berbicara di depan umum, membangun kepercayaan diri, mengatasi rasa gugup, menyusun pesan yang efektif, serta strategi menjadi komunikator yang mampu memengaruhi dan menginspirasi audiens. Para peserta juga diberikan motivasi agar berani tampil sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
Kegiatan Pendidikan Rakyat tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta terlihat aktif mengikuti sesi diskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan berbicara di depan umum, khususnya di kalangan generasi muda saat ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik, berani menyuarakan gagasan, serta mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.
Kehadiran Dr. Silvi Listia Dewi sebagai akademisi dan praktisi pendidikan diharapkan dapat memberikan motivasi kepada generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri, karena perubahan besar selalu diawali dari keberanian untuk bersuara dan bertindak.
Dengan semangat “Speak Up, Change The World”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun karakter Generasi Z yang percaya diri, berpengaruh, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.
