Sabang – Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Pulau Sabang selama empat hari, mulai 21 hingga 24 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penguatan kompetensi akademik mahasiswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis lapangan.
Adapun sejumlah lokasi yang menjadi objek kajian dalam kegiatan ini meliputi Pantai Sumur Tiga, Danau Aneuk Laot, Gunung Api Jaboi, Pantai Anoe Itam, Benteng Jepang Sabang, Pantai Rubiah, serta Kilometer Nol Indonesia. Seluruh lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai strategis sebagai objek kajian geografi, baik dari aspek fisik, sosial, maupun teknik.
Ketua Program Studi Pendidikan Geografi, Dr. Hariki Fitrah, menyampaikan bahwa kegiatan Kuliah Kerja Lapangan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melakukan eksplorasi, observasi, dan analisis terhadap berbagai fenomena geografi di lapangan. Menurutnya, pembelajaran tidak hanya cukup dilakukan di dalam kelas, tetapi juga perlu diperkuat dengan praktik nyata di lingkungan yang relevan.
“Kegiatan ini dirancang agar mahasiswa mampu memahami secara komprehensif objek kajian geografi, baik yang berkaitan dengan geografi fisik seperti bentang alam dan gejala alam, maupun geografi sosial yang mencakup interaksi manusia dengan lingkungannya,” ujarnya.
Kegiatan ini turut didampingi oleh dosen pembimbing, yakni Muslihin, S.Pd., M.Pd., dan Suryadi, S.Pd., M.Ling., yang secara aktif membimbing mahasiswa dalam pelaksanaan observasi serta analisis data di lapangan.
Rangkaian kegiatan dimulai pada hari pertama dengan keberangkatan peserta dari kampus Universitas Almuslim menuju Pulau Sabang. Selanjutnya, pada hari kedua dan ketiga, mahasiswa melaksanakan kegiatan inti berupa eksplorasi, observasi, serta analisis terhadap berbagai objek kajian geografi yang telah ditentukan. Kegiatan ini mencakup pengamatan langsung terhadap kondisi fisik wilayah, potensi sumber daya alam, serta dinamika sosial masyarakat setempat. Pada hari keempat, seluruh peserta kembali ke Bireuen setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan wawasan dan pengetahuan secara lebih mendalam terkait objek kajian geografi. Tidak hanya itu, kegiatan Kuliah Kerja Lapangan juga diharapkan dapat membentuk kemampuan analisis kritis mahasiswa serta memperkuat keterampilan praktis yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan dan penelitian geografi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Almuslim menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga memiliki pengalaman empiris yang kuat dalam memahami fenomena geografi secara menyeluruh.
