Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Almuslim Berbagi Takjil untuk Warga Desa Lueng Kuli

Bireuen – Semangat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim melalui kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di Desa Lueng Kuli, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa tersebut menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat, khususnya warga yang sempat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025 lalu. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah dan memberikan dampak terhadap kehidupan sosial serta ekonomi masyarakat.

Melalui aksi sosial ini, para mahasiswa berupaya menghadirkan semangat kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa. Ratusan paket takjil yang terdiri dari aneka kue tradisional dan minuman segar dibagikan langsung kepada warga desa.

Para mahasiswa terlihat turun langsung ke beberapa titik di Desa Lueng Kuli untuk menyalurkan paket takjil. Pembagian dilakukan kepada masyarakat yang melintas di jalan desa, anak-anak yang sedang bermain, hingga warga yang tengah beraktivitas di sekitar lingkungan pemukiman. Selain itu, sebagian mahasiswa juga mengunjungi rumah-rumah warga untuk menyerahkan takjil secara langsung, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kehadiran para mahasiswa disambut dengan penuh kehangatan oleh masyarakat setempat. Warga tampak antusias menerima takjil yang dibagikan, bahkan beberapa di antaranya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh mahasiswa Universitas Almuslim.

Bagi masyarakat Desa Lueng Kuli, kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai pembagian makanan berbuka puasa semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian dari kalangan generasi muda terhadap kondisi masyarakat yang pernah mengalami musibah.

Salah seorang warga yang menerima takjil mengungkapkan bahwa perhatian dari mahasiswa sangat berarti bagi masyarakat desa. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti ini mampu menumbuhkan rasa kebersamaan serta memberikan semangat bagi warga yang masih berupaya bangkit setelah bencana yang terjadi beberapa bulan sebelumnya.

Perhatian seperti ini sangat berarti bagi kami. Walaupun sederhana, kegiatan ini menunjukkan bahwa masih banyak yang peduli dengan kondisi masyarakat di desa kami,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi pengalaman sosial yang berharga bagi para mahasiswa. Dengan terjun langsung ke tengah masyarakat, mahasiswa dapat melihat dan memahami secara nyata kondisi sosial yang dihadapi oleh warga.

Interaksi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati serta meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat berbagi yang tumbuh dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter mahasiswa.

Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Almuslim, Dr. Nadia Aldyza, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh para mahasiswa tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bentuk kepedulian sosial yang patut diapresiasi, terlebih kegiatan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang pernah terdampak bencana.

Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk menumbuhkan nilai-nilai kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ini mencerminkan kepedulian mahasiswa terhadap kondisi masyarakat di sekitarnya. Saya sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa Pendidikan Biologi yang telah melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada warga Desa Lueng Kuli,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum Ramadan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter mahasiswa yang memiliki kepekaan sosial serta tanggung jawab terhadap masyarakat.

Kampus tidak hanya menjadi tempat belajar secara akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun karakter, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, kegiatan berbagi takjil ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan di antara mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Almuslim. Melalui kegiatan tersebut, para mahasiswa dapat memperkuat rasa solidaritas dan kerja sama dalam menjalankan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Para mahasiswa berharap kegiatan berbagi takjil ini dapat memberikan kontribusi sederhana namun bermakna bagi masyarakat Desa Lueng Kuli. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama.

Semangat berbagi yang ditunjukkan oleh mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Almuslim tersebut menjadi gambaran bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat, sekaligus menghadirkan harapan bagi warga yang sedang berusaha bangkit dari berbagai tantangan kehidupan.