FKIP Universitas Almuslim dan NGO Ihsan Johor Malaysia Gelar Aksi Kemanusiaan Pascabencana di SD Negeri 1 Kuta Blang

Bireuen – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim berkolaborasi dengan NGO Ihsan Johor Malaysia menggelar aksi kemanusiaan pascabencana banjir di SD Negeri 1 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Implementasi Ilmu Pengetahuan untuk Kemanusiaan yang diinisiasi Universitas Almuslim sebagai wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Beragam kegiatan edukatif dan kemanusiaan dilaksanakan dalam agenda tersebut. Kegiatan diawali dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh seluruh guru dan siswa SD Negeri 1 Kuta Blang. Suasana kebersamaan dan keceriaan tampak menyelimuti sekolah, memberikan semangat baru bagi anak-anak pascabencana.

Selanjutnya, NGO Ihsan Johor Malaysia menginisiasi lomba mewarnai yang diikuti oleh sekitar 82 siswa. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas anak-anak, tetapi juga menjadi sarana pemulihan psikososial bagi siswa yang terdampak banjir. Anak-anak tampak antusias menuangkan ekspresi dan imajinasi mereka melalui warna-warna cerah.

Selain kegiatan untuk siswa, juga dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan Tim Ihsan Johor Malaysia bersama berbagai relawan yang hadir di lokasi. FGD tersebut membahas kondisi pascabencana banjir di Kabupaten Bireuen, termasuk kebutuhan masyarakat, tantangan pemulihan, serta strategi kolaboratif lintas lembaga dalam penanganan dampak bencana ke depan.

Dekan FKIP Universitas Almuslim, Dr. Sari Rizki, M.Psi., turut hadir bersama sejumlah mahasiswa FKIP yang tergabung dalam Tim Pendidikan Darurat. Kehadiran civitas akademika ini menegaskan peran aktif perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai agen kemanusiaan yang responsif terhadap persoalan sosial dan kebencanaan.

Dr. Sari Rizki menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari nilai tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam aksi kemanusiaan menjadi bagian penting dari pembentukan karakter, empati sosial, serta penguatan kompetensi mereka sebagai calon pendidik dan tenaga profesional di masa depan.

Program kemanusiaan ini juga mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas fakultas dan lintas lembaga. Selain FKIP, kegiatan ini melibatkan Fakultas Kesehatan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, serta Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Almuslim. Dukungan juga datang dari mitra internasional dan komunitas kemanusiaan, di antaranya NGO Ihsan Johor Malaysia, NGU Jepang, dan Relawan Gleh.

Usai pelaksanaan FGD, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara FKIP Universitas Almuslim dan NGO Ihsan Johor Malaysia. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan kemitraan internasional di bidang pendidikan, kemanusiaan, dan kebencanaan.

President NGO Ihsan Johor Malaysia, Mohamed Ridza, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan komitmen Universitas Almuslim dalam membangun sinergi lintas negara untuk tujuan kemanusiaan. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Melalui kegiatan ini, Universitas Almuslim menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjembatani ilmu pengetahuan dengan aksi nyata, serta memperkuat jejaring kemanusiaan baik di tingkat nasional maupun internasional. Aksi kemanusiaan di SD Negeri 1 Kuta Blang menjadi bukti bahwa kolaborasi, kepedulian, dan ilmu pengetahuan dapat berjalan seiring dalam upaya pemulihan pascabencana.