Bireuen – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Almuslim terus mematangkan berbagai persiapan menghadapi proses akreditasi program studi. Salah satunya melalui Rapat Persiapan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Biologi yang digelar di Ruang Rapat FKIP Universitas Almuslim, Kamis, 10 September 2026.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Dekan FKIP Universitas Almuslim, Dr. Sari Rizki, M.Psi., dan dihadiri Wakil Dekan I FKIP Dr. Silvi Listia Dewi, M.Pd., Wakil Dekan II FKIP Dr. Rahmi Wahyuni, M.Pd., para ketua program studi, Tim Akreditasi FKIP, Ketua Lembaga Percepatan Akreditasi dan Digitalisasi Universitas Almuslim Asrul Karim, M.Pd., serta Sekretaris Lembaga Novianti, S.Pd., M.Pd.
Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat, baik dari sisi dokumen akreditasi, pemahaman terhadap data yang disampaikan dalam borang, maupun kesiapan program studi dalam menghadapi proses asesmen lapangan.
Dalam rapat, masing-masing ketua program studi memaparkan kembali hasil borang dan berbagai dokumen pendukung yang telah disiapkan. Pemaparan dilakukan untuk memastikan setiap data yang disampaikan telah sesuai dengan kondisi dan perkembangan program studi, sekaligus menyamakan pemahaman antara pimpinan fakultas, pengelola program studi, tim akreditasi, dan pihak terkait lainnya.

Dekan FKIP Universitas Almuslim Dr. Sari Rizki menekankan pentingnya kesiapan secara menyeluruh dalam menghadapi asesmen lapangan. Menurutnya, proses akreditasi bukan hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen, tetapi juga bagaimana seluruh unsur program studi mampu memahami substansi yang telah dituangkan dalam dokumen akreditasi.
Karena itu, setiap data dan informasi yang disampaikan dalam borang perlu dipahami dengan baik oleh pihak-pihak yang nantinya terlibat langsung dalam proses asesmen. Hal tersebut diperlukan agar proses asesmen dapat berlangsung secara efektif, transparan, dan menggambarkan kondisi riil program studi.
Rapat juga menjadi momentum untuk melakukan pengecekan kembali terhadap sejumlah aspek yang berpotensi menjadi perhatian asesor. Tim akreditasi bersama pengelola program studi melakukan pencermatan terhadap dokumen yang telah disiapkan, termasuk kesesuaian antara data, bukti pendukung, pelaksanaan kegiatan, serta capaian program studi.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya FKIP Universitas Almuslim untuk memastikan seluruh proses persiapan berjalan secara sistematis dan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi.
Untuk Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, kesiapan tersebut menjadi semakin penting menyusul diterimanya undangan pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) Daring Konversi Akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Berdasarkan surat LAMDIK Nomor 2773/Und-C/LAMDIK/IX/2026 tertanggal 9 September 2026, Asesmen Lapangan Daring Konversi Akreditasi Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Almuslim akan dilaksanakan pada Jumat-Sabtu, 11-12 September 2026 melalui Zoom Meeting.
Asesmen tersebut merupakan bagian dari proses konversi akreditasi menggunakan Instrumen Suplemen Konversi (ISK). Pelaksanaan AL dilakukan secara daring sesuai dengan ketentuan dan prosedur akreditasi yang ditetapkan LAMDIK.
Dalam surat tugas LAMDIK Nomor 2772/ST-AL-F/LAMDIK/IX/2026 tertanggal 9 September 2026, ditetapkan tim Majelis Akreditasi dan asesor yang akan melaksanakan Asesmen Lapangan Konversi Akreditasi pada Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Almuslim.
Tim tersebut terdiri atas Prof. Dr. Didin Wahidin, M.Pd., Yanty Wirza, S.Pd., M.Pd., M.A., Ph.D., serta Dr. Atiq Susilo, MA. Pelaksanaan asesmen dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 11-12 September 2026.
Sementara itu, daftar undangan LAMDIK mencakup pimpinan Universitas Almuslim, unsur UPPS S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Ketua Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, serta Task-Force Usulan Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris.
Kehadiran unsur-unsur tersebut menunjukkan bahwa proses asesmen lapangan tidak hanya menjadi tanggung jawab ketua program studi atau tim akreditasi, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai unsur yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan di lingkungan universitas dan fakultas.
Melalui rapat persiapan yang dilaksanakan sehari sebelum AL, FKIP Universitas Almuslim memastikan kembali kesiapan seluruh pihak yang akan terlibat. Koordinasi dilakukan agar setiap unsur memahami peran masing-masing serta mampu memberikan informasi yang diperlukan selama proses asesmen berlangsung.
Ketua Lembaga Percepatan Akreditasi dan Digitalisasi Universitas Almuslim, Asrul Karim, M.Pd., bersama Sekretaris Lembaga Novianti, S.Pd., M.Pd., turut memberikan dukungan dalam proses persiapan tersebut. Keterlibatan lembaga menjadi bagian dari penguatan koordinasi universitas dalam mendukung peningkatan mutu dan percepatan proses akreditasi program studi.
Bagi FKIP Universitas Almuslim, persiapan asesmen lapangan juga menjadi bagian dari agenda peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Akreditasi tidak hanya dipandang sebagai proses evaluasi eksternal, tetapi juga sebagai kesempatan bagi program studi untuk melihat kembali capaian, tata kelola, proses pembelajaran, sumber daya, serta berbagai aspek lain yang mendukung penyelenggaraan pendidikan.
Dengan demikian, hasil asesmen nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai kondisi dan kualitas program studi sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan dan peningkatan mutu pada masa mendatang.
Dekan FKIP bersama jajaran pimpinan fakultas dan tim akreditasi juga terus mendorong agar seluruh persiapan dilakukan secara cermat dan terkoordinasi. Setiap unsur diharapkan tidak hanya menguasai dokumen yang telah disusun, tetapi juga mampu menjelaskan implementasi berbagai program yang telah dilaksanakan di lingkungan program studi.
Persiapan tersebut menjadi semakin strategis mengingat FKIP Universitas Almuslim tengah mendorong peningkatan capaian akreditasi sejumlah program studi. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen fakultas untuk memperkuat kualitas tata kelola, pembelajaran, sumber daya manusia, layanan mahasiswa, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama.
Rapat persiapan yang berlangsung pada Kamis tersebut sekaligus menjadi tahap akhir koordinasi sebelum Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menjalani Asesmen Lapangan Daring Konversi Akreditasi oleh LAMDIK.
FKIP Universitas Almuslim berharap seluruh rangkaian asesmen dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik. Lebih dari sekadar memperoleh predikat akreditasi, proses tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan budaya mutu di lingkungan FKIP Universitas Almuslim.
Dengan persiapan yang dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pimpinan fakultas, program studi, tim akreditasi hingga lembaga di tingkat universitas, FKIP Universitas Almuslim menunjukkan keseriusannya dalam memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai standar mutu dan terus mengalami peningkatan secara berkelanjutan.
